Kamis, 27 Agustus 2020

Pendidikan Politik dalam Pengembangan Budaya Politik Partisipan

Pendidikan Politik dalam Pengembangan Budaya Politik Partisipan
a. Pengertian Pendidikan Politik
Konsep pendidikan politik dan sosialisasi politik, memiliki arti yang berdekatan atau hampir sama sehingga dapat digunakan secara bergantian.Berikut pengertian pendidikan politik menurut para ahli.
1. Dawson, dkk (1977:33) mengemukakan” Political socialization is one type of relationship the individual has with the political system in wich he or she live”. Proses interaksi antara individu dan sistem politik akan membentuk corak kehidupan individu tersebut.
2. Alfian (1986:243) mengatakan :Semua anggota masyarakat, secara langsung ataukah tidak langsung, mengalami apa yang disebut sebagai proses sosialisasi politik. Melalui proses sosialisasi politik ini anggota-anggota masyarakat mengenal, memahami, dan menghayati nilai-nilai politik tertentu. Oleh karena itu, dapat mempengaruhi sikap dan tingkah laku politik sehari-hari.
3. Mengenai definisi tentang sosialisasi politik atau pendidikan politik, Byron G. Massialas (X:3) mengatakan “ Political socialization is generally the process af acquiring and changing the culture of one`s own political environment”. Definisi dari Massialas sejalan dengan definisi Koentjaraningrat (1985:229), yaitu bahwa “Sosialisasi politik mencakup pemeriksaan mengenai lingkungan kultural, lingkungan politik, dan lingkungan sosial individu yang bersangkutan”. Kemudian Dawson, dkk (1977:33) mendefinisikan, “ At Individual level politcal socialization may be defined very simply as the process through wich an individual acquireshis particular political orientations his knowledge, feelings, and evaluations regarding his political world ”. Almond (1974:44) juga mendefinisikan bahwa “ Political socialization, than, refers to the processes through wich political attitudes and patterns of are acquired”. Di samping definisi tersebut, ia juga menambahkan bahwa “ political socialization is also the way one generation passes on political standards and beliefs to succeding generations, a process called cultural transmission”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Email :

PRIMA MENOLAK OTSUS JILID II. SOLUSI DEWAN RAKYAT PAPUA (DRP).

*Tolak Evaluasi Otsus Jilid II* *Dewan Rakyat Papua (DRP) Solusi Untuk Tanah Papua*   Evaluasi terhadap Undang-undang N0.21 Tahun 2001 tenta...