Selasa, 15 Agustus 2017

Motivasi untuk bangkit dari kegagalan
Pontius Omoldoman
Mario Teguh dalam sebuah kalimat perenungannya yang ditulis ulang oleh penulis menyebutkan bahwa :

Gagal melakukan hal-hal besar itu tetap lebih terhormat
Daripada berhasil melakukan hal-hal kecil

Orang-orang yang gagal melakukan hal-hal yang besar
Sudah pasti berhasil melakukan hal-hal kecil

Orang-orang yang mengambil tantangan-tantangan besar dalam hidupnya
Selalu mempunyai kesempatan dua yang baik sekali
Satu untuk betul-betul berhasil
Atau kedua gagal dengan sangat terhormat

Janganlah kita menjadi pribadi yang gagal pada urusan-urusan yang kecil
Lalu mengeluh bahwa hidup ini tidak fair

Ambillah tantangan yang lebih besar,
Gigitlah lebih besar dari kemampuan mengunyah
Sehingga gagalpun kita tetap dihormati
@copyright-Mario Teguh

Juga seperti yang dituturkan oleh Michael Jordan sebagai Pemain Basket Fenomenal abad ini..

I’ve missed more than 9.000 shots in my career.
I’ve lost almost 300 games
Twenty-six times I’ve been trusted to take the game-winning shot and missed.
I’ve failed over and over and over again in my life.
And that is why I succed.

Seorang Motivator dan Pemain Basket yang keduanya sukses menggapai impiannya ternyata pernah mengalami berbagai kegagalan dalam proses karirnya. Namun mereka tidak pernah meratapi kegagalan-kegagalan yang pernah dialaminya. Kegagalan bagi mereka adalah seperti sebuah pelecut untuk selalu berdiri dan berlari meraih impiannya kembali.

Seperti yang dipaparkan di atas bahwa kegagalan ternyata secara tidak sadar mungkin saja diakibatkan oleh ketidaksiapan untuk merancang keberhasilan kita sendiri. Sejatinya kita membutuhkan tool utnuk memudahkan kita mencapai kesuksesan. Kita juga sangat memerlukan motivator untuk senantiasa tempat kita bercermin bahwa kesuksesan itu ternyata tidak segampang kita meraihnya. Ternyata kesuksesan mesti dilalui walaupun dengan jalan terjal nan cadas dan panas. Ternyata kesuksesan memang perlu direncanakan. 

Sebuah kata bijak "Jadikanlah kegagalanmu hari ini sebagai amunisi untuk kesuksesanmu di masa depan". Pakailah dia laksana peringatan bagimu jika akan melakukan hal serupa (cara gagal). Rencanakan Kesuksesan anda sesegera mungkin. If you fail to plan, you plan to fail. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Email :

PRIMA MENOLAK OTSUS JILID II. SOLUSI DEWAN RAKYAT PAPUA (DRP).

*Tolak Evaluasi Otsus Jilid II* *Dewan Rakyat Papua (DRP) Solusi Untuk Tanah Papua*   Evaluasi terhadap Undang-undang N0.21 Tahun 2001 tenta...