Jumat, 25 Agustus 2017

KELUARGA BESAR KOSAREK (IN PEANG LELOM).

KELUARGA BESAR KOSAREK (IN PEANG LELOM).
Di Jayapura.















Anggota KBK-IPLOM Sedang fhoto bersama dengan Kepala PUSKESMA Efata  Angguruk Bapak Ruben Suhuniap dengan Penginjil Gereja Jemaat Efata Siregasih di Jayapura beberapa waktu lalu.


CATATAN SINGKAT.

     Keluarga Besar Kosarek In Peang Lelom (KBK-IPLOM) Organisasi ini merupakan Organisasi yang berkedudukan di Jayapura. Organisasi ini memiliki produk hukum yang jelas di dalamnya ada ( ART dan AD Maupun PO).
Organisasi  ini memiliki sekretariat dan seluruh alat kelengkapan organisasi lainnya, di dalam organisasi memiliki sejumlah kader yang berstatus menjadi 2 sebelum melakukan penerimaan mahasiswa baru dan setelah menerima penerimaan mahasiswa baru.
Kbk iplom merupakan organisasi yang mempersatukan 16 gereja yang ada di distrik kosarek kabupaten yahukimo.Wadah ini dirikan atas desakan dinamika yang sedang berkembang di dalam  2 cipayung ternama di antaranya Suku Yali dan suku Mek, Suku yali memiliki Organisasi ANPROPAKOS dan Suku Mek Memilki organisasi bernama MEKMEM, Namun setelah berjalannya waktu dan situasi berpolitik semakin kenjang, seakan kedua organisasi ternama ini dipakai sebagai wadah jembatan berpolitik praktis untuk mendukung setiap bakal calon kala itu atau melihat dari perkembangan dinamika tertentu sehingga berakhir dan bubarlah sebuah wadah yang sangat mengagungi itu.
Indikator terjadinya sebuah kevakuman organisasi raksasa itu tentu dapat dievaluasi kembali dengan metode pendekatan transparansi sesama kader, pembina, pengurus dll sebagainya, namun sangat disayangkan situasi terus berlarut sampai pada tahun 2011. Indikator yang lain yang memvakumkan organisasi secam sebutan raksasa ini sejatinya harus ada, kenapa karena dunia ini milik generasi, bukan milik warisan mereka yang sudah pernah mencium harum enaknya wadah itu.

Tulisan ini lebih Spesifik  menyangkut  kevakuman Organisasi MEKMEM danb Berdirinya KBK-IPLOM.
Organisasi Mekmem merupakan organisasi yang dirikan semenjak saya masih di SD kala itu tahun 2000, Nama organisasi dulunya dapat meminimalisir seluruh suku besar Mek yang ada di Jayapura, karena organisasi berdiri di bawa nama suku yang besar, kemudian nama organisasipin kala itu dapat perluas namanya sampai di kampung" maupun secara administrasi kedudukan organisasi ini sampai pada kesbangpol untuk dapat mengakui sebagai organisasi yang memiliki produk hukum yang jelas dan pasti.
Setelah saya tamat SD samapi ke wamena untuk tujuan ke wamena melanjutkan pendidikan menengah  tahun 2005, Kala itu nama organisasi tetap hidup dan ketika ada senior yang berlibur ke wamena pernah cerita juga bahwasaanya setiap anak'' yang tujuan ke jayapura diwajibkan untuk memiliki modal berorganisasi, karena di jayapura bukanlah tempat yang membebaskan mahasiswa pelajar tanpa mengetahui perkembangan organisasi dan lakukan sesuatu hanya seenak apalah yang dinginkan. Karena dijayapura penuh disiplin dan tidak ada kebebasan untuk jalan-jalan dll.

Lanjut setelah saya tamat SMP N 2 pada tahun 2008, sedikit demi sedikit setelah semua senior dan pengurus menyelesaikan studinya, semakin majunya perkembangan dan majunya anggota baru saya dengar sebutan nama organisasi besar tersebut semakin menurun, Saya belum tahu persis indikator menurunnya eksistensi organisasi ni. Kmudian setelah saya selesai  masuk SMA YPK B Wamena Tahun 2009 Saya tidak memperoleh motivasi dari senior-senior yang berlibur ke wamena, Padahal saya memperoleh informasi soal adanya  organisasi Mekmem di jayapura dari waktu saya masih SD. Saat saya masih di bangku SMA Saya tidak pernah memperoleh informasi sedikitpun tentang masih eksis atau sudah vakum organisasi raksasa di jayapura.

Setelah saya Lulus SMA Ypk tahun 2011 lalu lanjut studi di jayapura, Setelah saya trun ke jayapura tentunya saya memiliki sebuah perasaan ketakutan untuk  memandang setiap senior yang ada di jayapura, bahwasannya saya tahu bahwa kaka-kaka semua ada dalam wadah yang besar,namun honai yang dimilik suku besar ini lenyap secara indaktor yang jelas.
Sebuah proses kevakuman wadah yang besar lebih maju dan level standar perbadan hukum maupun berproduk akan lenyap secara berlahan hanya karena saling menanam doktrin yang barangkali tidak menggap bagiannya.
Walaupun Organisasi Mekmem telah terjadi kevakuman pada waktu yang tidak dapat ditentukan tetapi menyangkut pengkaderan dan distribusi pengkaderan sudah berhasil, karena sebagian besar senior tentunya masih memiliki nama organisasi ini sebagai seorang guru atau dipandang sebagai honai yang menyelamatkan sebagian besar senior sukses dalam rasa memiliki organisasi ini.

KRONOLOGIS SINGKAT BERDIRINYA IMPPRK BERUBAH MENJADI  KPK-IPLOM.

Ikatan Pelajar Mahasiswa Pemuda Rayon Kosarek Merupakan sebutan nama ikatan setelah terjadinya kevakuman oraginsasi Mekmem pada waktu yang tidak ditentukan namun setiap senior sering dapat menggunakan pertanyaan bahwa ade-ade bukan kader dari mekmem. Seiring waktu yang terus berjalan tanpa memastikan skilnya untuk memperhentikan waktu yang begitu jalan tanpa memandang manusia dimana dan waktu disini, kini sebuah pertandingan sedang menatap secara manis didepan mata kita yakni global bebas.
Terbentuk IMPPRK Ialah setelah mengetahui terjadinya kevakuman organisasi Mekmem sehingga ada beberapa senior berkumpul berdiskusi untuk harus mendirikan sebuah wadah yang kembali mempersatukan seluruh mahasiswa pelajar dan pemuda seperti yang pernah ada dalam wadah dalam mekmem.
Pendirian wadah IMPPRK Inipun dirikan saya masih ada di wamena, Setelah saya sampai Jayapura saya mulai ikut berdiskusi dengan beberapa senior yang bertempat tinggal di kontrakan waena, waktu kita tinggal di waena kita sering shering bersama untuk caranya bagaimana kita bisa membesar wadah ini sebagai tempat yang mampu mengumpulkan seluruh anak-anak kosarek yang berstudi di jayapura, serta waktu kita tinggal di waena saat mau ibadah di asrama pdt s.liborang atau gubuk kosarek, seblumnya pernah melakukan ibadah digubuk kosarek, namun pernah dapat ditolak oleh mama salomo, setelah itu pindahkan sekretariat sementara dan tempat ibadahnya pindah ke kamar 8 asrama liborang.
Setelah dirikan ikatan bernama IMPPRK dapat pimpin oleh bung Gerson mulikma dan sekretaris dipimpin oleh Marthen tahes tahun , kemudian Mottonya dikemukakan oleh Bung Obed ulunggi. Setelah berakhir bung Gerson dengan marthen, Kembali melakukan musyawarah bersama, saat masih gunakan nama IMPPRK Kita masih menggunakan metode musyawarah karena anggota ikatannya masih kurang. Saat itulah kembali melakukan musyawarah ualng, dalam musyawarah ulang memilih Viktor Tibul sebagai ketua dan Saya sebagai sekretaris pada tahun,Nama ikatan tetap masih menggunakan nama IMPPRK, dalam masa kepemimpinanya merancang sebuah buku panduan, kelengkapan organisasi dan kebutuhan lainnya.

Setelah masa berakhir kita mulai merancang untuk pemilihan pengurus terbaru melalui sistem Sidang,melalui sistem ini dapat memilih kembali Bung Zeblon Yohame ketua Umum dan Bung Luis Tibul Sebagai Sekretaris Umum. Catatan sebutan nama kIMPPRK di ubah menjadi KBK-IPLOM

Setelah berakhirnya bung Zeblon T. Yohame Dan Bung luis Tibul, kembali merancang sidang ulang  untuk pengurus baru sekaligus penerimaan anggota baru di asrama pdt.s. liborang setelah sidang kembali terpilih pengurus baru yakni bung Lukman Nipsan sebagai ketua dan bung zakheus Tibul sebagai sekretaris umum di pdt, liborang. Berakhirnya masa kepercayaan, merancang kemali untuk sidang umum dengan paket panduan maupun penerimaan anggota baru di kertosari, diselenggarakan oleh bung lukman dengan bung zakheus untuk memilih pengurus baru, dalam sidang inilah dapat ditetapkan semua kebutuhan organisasi dan kelengkapan lainnya.
Dalam sidang ini di kertosari terpilih ade bung Yanpiet Tibul ketua Umum dan Ade bung Azer seringon sekretaris umum.

Jurnal Mantan Pengurus IMPPRK dan KBK-IPLOM
1. Bung Gerson Mulikma Ketua Umum, Bung Marthen Tahes Sekretaris Umum             IMPPRK
2. Bung Viktor Tibul Ketum Umum,Bung Pontius Omoldoman Sekretaris                       IMPPRK
3. Bung Zeblon T.Yohame Ketua Umum. Bung Luis Tibul Sekretaris                               IMPPRK
4. Bung Lukman Nipsan Ketua Umum, Bung Zakheus Tibul Sekretaris                           KBK-IPLOM
5. Ade Bung Yanpiet Tibul Ketua, Ade Bung Aser Serongon Sekretaris   Aktif               KBK-IPLOM















1 komentar:

  1. Masukan bahwa bukan Zhakeus sekretaris dgn Lukman tapi bung Zeth ulunggi dan Lukman Nipsan Zhakeus sebagai wakil sekretaris itu sejarahNya

    BalasHapus

Email :

PRIMA MENOLAK OTSUS JILID II. SOLUSI DEWAN RAKYAT PAPUA (DRP).

*Tolak Evaluasi Otsus Jilid II* *Dewan Rakyat Papua (DRP) Solusi Untuk Tanah Papua*   Evaluasi terhadap Undang-undang N0.21 Tahun 2001 tenta...