Rabu, 21 Juli 2021

PENGALAMAN HIDUP.

PENGALAMAN HIDUP IALAH  MOTIVASI YANG KEKAL.
...............................................................
Oleh : Pontius Omoldoman
.................................................................
Jangan ragu menanam kebaikan, walau bukan tumbuh saat ini, kelak nanti akan tumbuh, bila bukan kita yang menikmati nanti akan ada yang menikmati. Kita? kita akan dapat bagiannya bagaimanapun juga

Karena kebaikan itu menginspirasi yang lain untuk melakukan yang sama, memiliki kekuatan untuk mengubah manusia. Dan kebaikan itulah yang abadi, yang diingat dan dikenang oleh manusia saat kita sudah tidak ada.

Berbuat baiklah tanpa melihat waktu dan tempat, berbuat baiklah pada manusia. Entah sesiapa yang melihat ada yang mengikuti atau ada yang tertahan keburukannya karena melihat kebaikan itu.
Berbuat baiklah, kita takkan menyesal.
...........................................................
Gagal dan sukses itu seperti permainan dadu. Lima sisi dadu yang lain adalah gagal, sedangkan angka 6 adalah sukses. 
Semakin sering Anda melempar dadu, semakin besar kemungknan Anda akan mendapatkan angka 6. Semakin sering Anda mencoba dan gagal, berarti semakin dekat Anda dengan kesuksesan.

Seorang Ibu yang sedang menggendong bayi dan diberi pistol untuk menembak sasaran tembak, tidak akan berhasil mengenai sasaran dengan tepat jika hanya diberi 7 peluru. Namun bisa saja ibu tersebut berhasil menembak dengan tepat jika dia dibekali 100.000 peluru.

Itulah yang disebut dengan hukum probabilitas. Semakin banyak mencoba, semakin besar kemungkinan berhasil.
Sukses hanya masalah statistik, masalah waktu, masalah hitung-hitungan saja. Semakin banyak orang yang bilang tidak, berarti semakin dekat dengan orang yang akan bilang ya. Semakin sering melempar dadu, semakin besar kemungkinan akan muncul angka 6.
.................................................................
Dari motivasi yang saya membagikan di atas ini membuka kembali dimana masa susah saya waktu masih duduk dalam studi. 

Dari sejak saya mulai masuk SD pada tahun 1999 di SD Inpres Kosarek, Distrik kosarek, kab. Yahukimo, Waktu itu saya menangis kepada kaka saya yang sudah menjadi Alm untuk menulis surat permohonan atau semacam catatan untuk melaporkan diri ke sekolah. 

waktu yang kesamaan teman saya yang sudah menjadi Alm juga menangis ke kakanya untuk masuk sekolah sama2 (SD), Ternyata teman saya tidak di ijinkan masuk, saya lanjut, setelah 6 tahun lamanya dengan usia yang masih produktif sekitar 13/ 14 tahun saya selesai, setelah selesai saya terus menangis ke wamena untuk melanjutkan SMP Tahun 2006, Saya waktu itu tidak tahu ke wamena, setelah tamat saya bawa uang 100rbu ke wamena, dalam masa itu sy tidak tahu cara masuk sekolah, tetapi anak saya Yulius Miram telah menguruskannya dan saya masuk di SMP N 2 Wamena sekolah sore.

Dalam proses mengikuti semua pelajar mengejar di sekolah, tinggal di gubuk yang kecil dengan menamakan gubuk kosarek, kita tinggal disitu tidur di atas tikar buatan orang dengan mengalaskan karton dan karbet, ternyata karena tidur di atas karbet tanpa pola makan yang terbatas saya jatuh sakit dengan batuk yang keras dan hampir saya lewat, tetapi saya di doakan oleh Alm Kepala desa I. Suhuniap dengan membelikan selimut dan karbet dan di doakan serta dibantu dengan suntik sekitar 10x oleh mama terbot saya sembuh. Setelah sembuh dari sakit kita di isuhkan dengan ada rencana kerusuhan, semua orang mulai angkat barang, saya dengan kk G. Mulikma, Yanai mulikma, kita semua hantam jalan kaki dengan sebuah sayur gol 3 menuju ke kampung, kita jalan kaki 3 hari bermalam di jalan pelantara tiba di kampung dengan hanya sayur gol 1 buah.#Sadis. 

Setelah tiba di kampung, tinggal begini kita dapat info baru bahwa kk Naftali dari manokwari meminta uang, kita 3 mulai start jalan kaki, balik tiba di wamena situasi sudah nyaman. Kembali ke sekolah, saya mulai fokus sampai dengan selesai SMP Tahun 2008/2009. 

Setelah ujian libur ke kampung bawa uang hanya 900,000 untuk tujuan lanjut SMA, Saya daftar di SMA YPK BETLEHEM WAMENA, Saya di terima masuk, sampai di kelas 3 saya ikut seleksi beasiswa lanjut pilot di jepang melalui beasiswa, Setelah sy tes, ternyata hasilnya saya lolos dan dibebankan tiket semua peserta yang lolos kumpul 20juta, Ternyata sya konsul ke desa saya dapat tolak untuk tidak mau bantu, saya mengalah. 

Setelah akhir dari SMA Ujian saya lolos, sy ikut seleksi SLSB masuk uncen, saya lolos, saya punya persiapan finansial tidak cukup, uang saya hanya 5juta, sy tidak tahu di jayapura, setelah ujian trun ke jayapura, sy bingung, dengan ketidaktuan saya, sy di bantu masuk oleh kk G.M.

Saya mulai masuk di uncen jurusan antropologi tahun 2011. Waktu semester saya saya jatuh sakit malaria kombinasi, saya hampir lewat tetapi saya pulih kembali, waktu itu saya pernah pusing di gunung kampus uncen baru di atas setelah saya pulang kuliah dari abe, sy pusing di gunung di atas, sampai jam 7 malam saya di gigit semut merah di mulut dan saya kaget bangun. 

Sampai dengan Naik semester 6 Kaka kandung saya Alm Habel Omoldoman meninggal tanggal 27 April tahun 2013/2014. Waktu itu sebelum kk saya meninggal saya hampir di gigit ular di rumah pengasuh As. Liborang, hari besoknya saya dengar berita kk ku meninggal. 
Setelah saya meminta kursi pulang ke kampung, Sy dapat kursi dari sentani ke kosarek, sy dapat kursi dan ikut berangkat, sampai di kosarek mulai naik ke kampung, Saya sampai di kampung ternyata kaka saya masih nafas terakhir, saya masuk sambil menangis, karena nafas akhir saya masuk dan saya berkata kaka saya ada datang dari jayapura, kk bilang haaa langsung tutup nafas. 

Setelah pemakaman saya tidak ingin pulang lanjut, karena kk yang sponsor sudah tidak ada. Terpaksa saya pulang ke jayapura dan menjual diri menjadi pimpinan mahasiswa di kampus, waktu itu tahun 2015 saya terpilih menjadi Ketua MPM Uncen, melalui ini saya dapat beasiswa hingga saya selesai tanpa membayar uang administrasi. 

Semoga bermanfaat.
Milenial_Muda_Papua.
#Save_Milenial.
#Save_Milenial_Pinggiran.
πŸŒ·πŸ¦—πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ














Jumat, 30 April 2021

DEWAN PIMPINAN KAB. SARMI (DPK) PARTAI RAKYAT ADIL MAKMUR SAH DAFTAR DI KESBANGPOL KAB. SARMI.

Partai PRIMA Resmi Hadir di Sarmi Papua

Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), Kabupaten Sarmi Provinsi Papua telah resmi melakukan aktivitas kepartaian di daerah tersebut.

Hal itu dibuktikan dengan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari kesatuan bangsa dan politik setempat, yang diterima oleh pengurus setempat.

Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Partai Rakyat Adil Makmur, Lurans Waum, mengatakan, pihaknya secara sah hadir dan melakukan aktivitas parpol sebagaimana biasanya. 

Lanjut Lurans yang juga eks aktivis Uncen itu, Partai PRIMA layak ada di Sarmi. Menurutnya, PRIMA sebagai partai alternatif yang menolak dominasi oligarki kaum satu persen, tepat sekali hadir di Papua untuk menjawab berbagai masalah yang ada selama ini. 

PRIMA Sarmi sudah melakukan penstrukturan di lima puluh persen Kecamatan/distrik, sehingga memenuhi syarat dan pada tanggal 29 April 2021, menerima surat keterangan terdaftar kesbangpol bernomor 210/13/BKBP/IV/2021. 

Di Tempat terpisah, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PRIMA Provinsi Papua Pontius Omoldoman mengatakan, pengurus DPW mengapresiasi kerja DPK Sarmi yang melaporkan ke pihak terkait disana. 

Pontius juga berterimakasih kepada jajaran kesbapol setempat yang menyisihkan waktu untuk memproses administrasi partai. Kedepan, semoga PRIMA adalah bagian dari rakyat Papua. 

Pontius Omoldoman yang juga mantan aktivis BEM Uncen itu mengatakan, Partai PRIMA hadir di Papua dengan mengusung program khusus yaitu Dewan Rakyat Papua (DRP). Utusan marga-marga diberikan hak dan kedaulatan atas tanah leluhurnya, agar tidak menjadi penonton tapi ikut dalam pengambilan kebijakan serta mengontrol pembangunan di daerahnya.

Sabtu, 27 Februari 2021

OTSUS GULA GULA POLITIK ORANG PAPUA

Otsus, gula gula politik atasi tuntutan merdeka. Gula gula tadi dilahap habis sama oknum pejabat lokal sampai pusat. Padahal produk tipu daya itu, awalnya pancing masyarakat untuk diam. Yang terpancing malah bos bos kita. Sudah terpancing, mereka baku kumpul kekuasaan dan uang bikin oligarki lokal. 

Elit senang-senang tetap nikmati otsus.  Elit susah teriak DOB. Semuanya hanya berpikir bagaimana uang dan kekuasaan melanggengkan kuasa suku, keluarga dan kerabat. 

Sekarang pusing. Yang di pusat otak atik bagaimana caranya, agar dana basah itu dinikmati di pusat, jangan hanya di daerah. Maka, bikin evaluasi, kewenangan ditarik ke pusat

Karena tidak ada dasar hukum korupsi untuk dana otsus, maka menkopolhukam memainkan pion politis. Politik sabotase baku dapat dengan politik hukum. Baku sandera. 

Kue otsus tadi mau dinikmati oleh oligarki yg mana? Itu yang sekarang baku tarik bicara evaluasi tetek bengek.  

Saya tra yakin penegakan hukum korupsi soal otsus akan berhasil. Tapi itu hanya gertak menggertak antar kaum segelintir alias rezimsatupersen.

Hapus kebijakan lips service politik di Tanah Papua. Bangun Papua sesuai nilai-nilai Pancasila. Bangsa Papua harus berdaulat kedalam NKRI. Jangan biarkan kami terus berada di teras rumah Indonesia. 

#RestrukturisasiKebijakan
#DewanRakyatPapua
#MenangkanPancasila
#IndonesiaPRIMA

Minggu, 29 November 2020

INTEGRITAS MILITANSI DAN SOSIALIS ITU MAHAL.

INTEGRITAS  ITU MAHAL DAN MEMBUTUHKAN PEMULIHAN 25 TAHUN.
............................................................................
Integritas terekspresi dari sikap, perilaku, emosi, pola pikir, kata-kata, dan tindakan. Inti dari integritas adalah kebaikan yang sangat jujur pada kebaikan itu sendiri.

Seseorang yang berintegritas pasti orang baik, sangat profesional, berempati, bijaksana, dan penuh toleransi untuk mewujudkan kebaikan.

Integritas adalah milik orang-orang baik, yang hidupnya untuk melayani kejujuran dengan cara-cara yang profesional. Pribadi yang berintegritas memiliki keberanian, untuk mengatakan suara hatinya dengan kecerdasan emosional.

Dia tidak menghakimi orang lain demi memenangkan kepentingannya. Dia mengakui kebenaran sesungguhnya dengan sikap yang jujur dan perilaku yang cerdas emosi. Dia selalu berkata-kata yang bijak dan positif, tidak berkata-kata yang memojokkan orang lain, tetapi berkata-kata dengan penuh kejujuran terhadap persoalan yang dihadapi.

Intinya, dia adalah pribadi yang mampu memisahkan persoalan dan pribadi, sehingga tidak menciptakan konflik kepentingan, yang membuat orang lain kehilangan kepercayaan padanya.

Orang-orang berintegritas memiliki suasana hati yang mengutamakan kejujuran, profesionalitas, keberanian, ketegasan, dan menegakkan kebenaran sesuai aturan. Mereka selalu menjadikan integritas sebagai harta, sebagai aset termahal yang mereka miliki. Mereka tidak pernah menjual atau menukarkan integritasnya.
Integritas yang cerdas emosi memberdayakan kejujuran, memberdayakan pikiran baik, memberdayakan kebenaran, memberdayakan kehidupan yang seimbang di dalam kebahagiaan sejati.

Intinya, integritas bukanlah sebuah pengorbanan untuk menegakkan kejujuran, tetapi sebuah pilihan untuk menguatkan kehidupan yang bahagia di dalam diri sejati yang asli, dan tanpa konflik batin atau keraguan
Integritas yang andal membutuhkan dukungan emosi yang cerdas, dan pikiran positif yang menyatu dengan hati nurani.

Emosi yang cerdas menciptakan kepribadian, yang tidak mudah tergoda oleh hal-hal negatif. Emosi yang cerdas mengarahkan fokus dan perhatian kepada kebenaran, kejujuran, dan profesionalitas.
Kecerdasan emosional haruslah dijadikan landasan yang kokoh saat mengembangkan integritas diri.

Diri yang cerdas emosi memiliki konsistensi respon terhadap segala sesuatu. Jadi, saat godaan untuk mengabaikan integritas hadir, diri akan memiliki respon otomatis, untuk menjaga konsistensinya terhadap integritas, sehingga diri tidak terjebak dalam ketidakbaikan, yang pada akhirnya merugikan diri sendiri, ataupun keluarga.

Anda yang cerdas emosi mudah mengelola orang-orang lain di sekitar Anda. Jadi, walaupun lingkungan Anda terisi oleh orang-orang tidak jujur, dan penuh ambisi untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan segala cara, Anda pasti konsisten dengan integritas dan profesionalitas Anda. Anda tetap bisa bersahabat dengan siapapun, tanpa harus menjual atau menukar integritas Anda, untuk hal-hal yang menghilangkan integritas Anda.

Emosi yang cerdas dan pikiran positif adalah kekuatan, yang menciptakan integritas yang andal dan unggul, di setiap situasi dan realitas.

Integritas dengan kecerdasan emosional menjadikan seseorang itu berani dan bertanggung jawab. Dia tidak takut kalah, dia tidak takut dikorbankan oleh kekuatan yang anti integritas. Dia cerdas untuk terhubung dengan orang lain melalui integritasnya, sehingga lawan-lawannya menjadi segan, dan menghormati prinsip integritasnya.

Integritas yang cerdas emosional menjauhkan Anda dari perasaan benci orang lain. Anda secara otomatis menjadi orang yang diperhitungkan, dan mendapatkan dukungan dari kekuatan baik. Anda akan diberikan kekuasaan oleh kekuatan baik, untuk menakutkan atau menundukkan kekuatan tidak baik. Jadi, integritas adalah senjata yang paling sakti, untuk melawan kekuatan tidak baik. Integritas juga menjadi kekuatan yang menantang status quo, untuk berubah menuju profesionalitas dan kejujuran.

Emosi yang cerdas menyadarkan diri, untuk rajin introspeksi secara mendalam, serta selalu berkaca pada kebenaran dan profesionalitas. Integritas selalu memerintahkan kepada hati nurani, untuk konsisten hidup di dalam kejujuran dan profesionalitas.

Integritas memelihara keberanian, untuk hidup jujur pada diri sendiri, dan tidak membiarkan kehidupan diri tergantung pada maunya ketidakjujuran.

Integritas hanya mau berkompromi pada kebaikan, kejujuran, dan profesionalitas. Integritas merupakan kekuatan yang bekerja untuk keadilan, kejujuran, dan kebenaran. Integritas tidak pernah khawatir untuk berhadapan dengan kekuatan yang anti integritas. Sebab, dia berani, tidak takut, tegas, tidak ragu, berwarna jelas dan terang.

Kecerdasan emosional di dalam integritas pribadi, menjadikan Anda banyak akal sehat, untuk tetap menang dan unggul menegakkan kejujuran dengan cara-cara yang profesional....πŸ™πŸ»

*Lebih baik diam daripada berbicara yang menyakitkan orang lain.
Lebih baik diam daripada berbicara yang merusak kedamaian hidup. Lebih baik diam daripada berbicara kosong dan tidak bermanfaat bagi siapa pun.

#Milenial_Marginal.
#Milenial_Marginal_Muda_Papua.
#Save_Milenial.

Penulis :
Omoldoman MπŸ˜‡πŸ™πŸŒ·


Selasa, 17 November 2020

JANGAN MENJASTIFIKASI ORANG, IDENTIFIKASI DIRI DAN MAWAS DIRI.

Nikmati Indahnya Hidup

Banyak orang sukses sepertinya sangat menikmati kehidupan. Padahal, jika ditelaah, ia juga punya banyak masalah. Bagaimana agar kita juga bisa seperti mereka? 

"Sudut pandang" kita dalam memaknai kehidupan sebenarnya memegang peranan penting. Akan tetapi, apa yang bisa kita lakukan jika kita sendiri merasa benar-benar terdesak, terimpit, atau bahkan tersiksa oleh keadaan yang memaksa kita berada dalam zona negatif kehidupan? Berikut beberapa hal yang mungkin dan bisa kita lakukan untuk meredam, atau minimal mengurangi dampak tekanan yang terjadi. 

- Identifikasi sumber masalah
Kadang, kita sendiri yang sering kali membesar-besarkan masalah. Karena itu, coba identifikasi kembali, apakah benar masalah itu harus membuat kita stres atau tertekan? Bisa jadi, hanya ditinggal istirahat sejenak, sudah muncul solusi. Atau, coba lihat dari sudut pandang yang lain. Bisa jadi, kita merasa masalah besar hanya karena persoalan di dalam diri, misalnya akibat iri, dengki, atau keinginan duniawi. 

- Nikmati apa pun omongan orang
Mendiang Steve Jobs pernah berkata, jangan hidup dalam bayang-bayang keinginan atau sudut pandang orang lain. Maka, jika ada orang lain yang mengomentari kesuksesan atau juga kegagalan kita, jangan pedulikan. Apalagi, jika omongan itu cenderung menyakitkan. Nikmati saja dan biarkan gosip tentang kita berlalu. Toh, yang tahu tentang apa yang kita hadaip sebenarnya kita sendiri. 

- Buat nasihat untuk diri sendiri
Jika nasihat orang lain dirasa belum memberikan solusi, tinggalkan! Kalau perlu, jangan teruskan baca artikel ini. Anda yang punya masalah, Anda sendiri yang sebenarnya paling tahu solusi terbaik untuk menyelesaikan semua hal. Atau, bisa juga Anda kombinasikan berbagai nasihat dan masukan dari orang lain, kemudian pilih mana yang paling pas. 

- Perkecil dan pilah pilih masalah
Kalau memungkinkan, coba pecah masalah jadi beberapa daftar untuk diselesaikan. Misalnya, sedang marah dengan kondisi kantor. Buat daftar, apa saja hal kecil yang membuat kurang berkenan. Kerjaan menumpuk, omongan kurang enak, gaji belum dibayar. Prioritaskan hal kecil yang bisa diselesaikan lebih dahulu. Dengan cara itu, tingkat stres akan ditekan karena masalah bisa dipecahkan satu demi satu. 

- Bersenang-senanglah
Ini bukan upaya melarikan diri dari masalah. Namun, ini upaya untuk membuat diri lebih relaks atau menyegarkan pikiran. Banyak hal menarik, lucu, unik, dan menyenangkan yang masih bisa kita lakukan, mengapa memilih untuk terus tenggelam dalam masalah? Putar film lucu, wisata ke tempat menyenangkan, atau pergi dengan pasangan. Lupakan sejenak semuanya. Saat tubuh dan pikiran lebih segar, ada banyak solusi yang bisa didapat. 

- Ubah sudut pandang
Seperti kisah orang yang mampu menikmati sunset di tengah kemacetan Jakarta, kita pun bisa melakukannya. Coba lihat dan cari, hal menarik apa yang bisa kita nikmati di tengah masalah yang terjadi. Kalau perlu, jika jengkel pada orang lain atau keadaan tertentu, corat-coret saja gambar tersebut dengan warna terang, gambar badut, atau hal lain yang membuat tersenyum simpul. 

Sebenarnya, masih banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah, meredam, atau mengobati stres. Semua tergantung kepada kita. Mau memilih untuk tenggelam dalam kesedihan, atau mau bersenang-senang dan kembali jadi pemenang. 

Yang pasti, semua orang diciptakan dengan waktu yang sama. Dengan jumlah detik yang sama. Jika orang lain bisa bergembira, tertawa riang menghadapi beragam masalah, mengapa kita tidak ikut melakukannya? Mari tersenyum, dunia masih akan selalu indah dengan kemauan kita untuk berubah, dengan selalu memilih kebaikan di antara berbagai masalah... 

GBU all

Omoldoman.
#Milenial_Marginal.
#Save_Marginal.

MENGAPA SETIAP ORANG HARUS MEMILIKI HARAPAN.

MENGAPA SETIAP ORANG HARUS MEMILIKI HARAPAN ?

Harapan memiliki posisi yang sangat penting dalam setiap area kehidupan. Anda tidak bisa maju dalam karir tanpa harapan, tidak dapat membangun suatu hubungan tanpa harapan untuk memenuhinya, tidak dapat menemukan tujuan dalam hidup tanpa harapan. Anda tidak akan pernah mencapai potensi penuh Anda tanpa harapan.

Harapan adalah salah satu sumber kehidupan. Ketika seorang pasien divonis bahwa hidupnya tinggal beberapa bulan lagi, namun ia memiliki harapan dan motivasi untuk terus hidup, maka ia dapat bertahan melebihi batas waktu kehidupan yang diberikan. Mengapa bisa demikian? Siapa pun yang menganggap tidak ada kesempatan untuk melarikan diri dari situasi yang sulit, akan membuat mereka menyerah kalah sebelum berperang.

Ada sebuah kisah nyata tentang seorang pria yang terjebak dalam sebuah pendingin ruangan di perusahaan tempat ia bekerja. Dengan hanya mengenakan kaos tipis pada saat itu, dia mencoba untuk menggedor-gedor pintu dengan harapan rekan-rekan kerja yang lain mendengarnya. Tetapi karena hari telah malam dan jam kerja telah usai, hanya ia sendirian di sana. Berbagai macam kemungkinan muncul di dalam pikiran pria itu, bagaimana ia mati dan ditemukan oleh rekan kerjanya keesokan pagi atau mungkin beberapa hari kemudian jika kantor libur esoknya. Pada dasarnya ia telah berhenti berharap dan pada saat itu ia merasakan kedinginan yang sangat kuat. Keesokan paginya rekan-rekan kerjanya menemukan dia mati membeku. Yang paling mengherankan adalah dia mati karena kedinginan dengan suhu normal ruangan dengan pintu tidak terkunci sama sekali. Dia meninggal karena keyakinannya bahwa ia tidak punya peluang untuk hidup. Dia putus asa dan karena itu ia mati.

Sesungguhnya mesin penggerak manusia adalah harapan. Hanya orang yang memiliki harapan yang mampu bertahan hidup dalam ujian yang ringan maupun berat. Hanya pemburu harta karun yang memiliki harapan menemukan sesuatu yang ia cari, akan menemukan harta karun itu. Hanya orang-orang yang memiliki harapan untuk perdamaian dan percaya bahwa mereka bisa menyumbangkan sesuatu untuk itu, akan menciptakan ketentraman. Hanya penjual yang memiliki harapan bahwa ia akan menemukan pelanggan untuk produknya, berhasil menjual produk-produknya. Hanya atlet yang memiliki harapan, yang akan menang untuk mendukung semua upaya latihannya selama ini. Hanya dia yang percaya bahwa ada solusi untuk masalah, yang akan mengambil upaya untuk menemukan solusi itu. Tanpa harapan, tidak akan ada kemajuan, kelangsungan hidup dan masa depan.

Jangan takut untuk bermimpi tentang masa depan yang lebih baik. Jika Anda berhenti bermimpi, kita telah kehilangan semua harapan. Harapan selalu ada di setiap situasi apa pun. Tidak pernah ada situasi yang tidak menawarkan harapan. Yang perlu kita lakukan adalah tidak putus asa.

#Milenial_Margina_Papua.
#Save_Milenial_Marginal.
#Save_Milenial_muda


Senin, 16 November 2020

Di era perkembangan masyarakat digital.

Di era perkembangan masyarakat digital, anak muda adalah figur sentral banyak terlibat dalam berbagai aktivitas digital, bukan sekadar sebagai pengguna Teknologi Informasi (TI) yang adiktif, tetapi juga sebagai anak milenial yang terbiasa mengakses informasi, dan bahkan menjadi penggemar yang eksis di dunia maya. Mereka tidak hanya berkumpul secara off line dengan sesama penggemar produk budaya populer, tetapi mereka juga memanfaatkan TI untuk saling berinteraksi dengan penggemar yang lain. Dalam kajian ilmu sosial, kemunculan kelompok anak muda di Indonesia yang merupakan penggemar novel, film beserta produk-produk industri budaya populer global lain adalah bagian dari studi tentang digital fandom. Anak-anak muda yang tergabung ke dalam digital fandom, mereka tidak saja sebagai kelompok yang mengkonsumsi dan menggemari teks-teks budaya, memaknai teks-teks budaya, namun mereka juga merupakan kelompok penggemar yang aktif terlibat, berinteraksi serta aktif memproduksi teks-teks budaya dalam komunitas virtual yang mereka ciptakan dalam bentuk situs penggemar. Penggemar The Mortal Instruments, misalnya adalah salah satu komunitas yang menampung anak muda di sebuah situs penggemar yang merupakan kumpulan penggemar novel karya Cassandra Clare yang terkenal.

Anak-anak muda urban penggemar budaya populer global adalah prosumer yang tidak hanya menjadi konsumer pasif yang hanya menikmati teks-teks budaya sebagai bagian dari aktivitas pleasure, tetapi mereka juga menjadi bagian dari kelompok penggemar yang aktif sebagai produser yang menciptakan teks budaya mau pun paratexts hasil dari kreativitas mereka sebagai bagian dari net generation. Artinya, sebagian penggemar di sini tidak sekadar hanya sebagai co-creation, namun juga merupakan co-production, yaitu pengguna aktif berpartisipasi menjadi bagian dari kerja organisasi kapitalisme di balik perkembangan produk industri budaya, sehingga maka semakin tidak bisa dibedakan antara konsumen dan produsen.

Anak muda yang merupakan prosumer, mereka sehari-hari biasanya menghabiskan waktu untuk melakukan berbagai aktivitas yang menyenangkan di dunia maya. Berselancar dan mencari informasi tentang tokoh idola yang mereka gemari adalah salah satu aktivitas yang biasa dilakukan anak muda di era milenial. Bahkan, lebih dari sekadar mengakses dan mengkonsumsi informasi, anak-anak muda milenial yang tergabung dalam digital fandom tak jarang juga memproduksi teks-teks digital yang biasa mereka share kepada teman lain. Dalam posisinya sebagai konsumer dan produser inilah, anak-anak muda milenial akhirnya disebut sebagai prosumer.

Mengisi waktu luang dengan menelusur informasi yang diinginkan adalah hal yang lazim dilakukan anak muda  di era milenial. Di satu sisi anak-anak yang mengakses informasi dan menelusur informasi yang mereka inginkan, mereka akan memperoleh manfaat yang menyenangkan. Di sisi lain, anak-anak yang memanfaatkan waktu menelusur informasi, bahkan memproduksi informasi yang berkaitan dengan budaya populer yang mereka gemari, sesungguhnya tanpa sadar akan menempatkan anak itu pada posisi sebagai perpanjangan tangan kapitalis yang memproduksi produk industri budaya. Anak muda penggemar budaya populer seperti inilah yang dalam penelitian penulis disebut sebagai free digital labour.

Studi yang dilakukan penulis menemukan, anak muda urban penggemar  budaya populer di era postmodern, bukanlah subjek yang benar-benar terbebas dari hegemoni ideologi kapitalisme. Meski pun dengan adanya web 2.0 dan dukungan sifat media yang spreadability, penggemar memperoleh kesempatan untuk membuat situs tersendiri, memproduksi dan mensirkulasikan konten teks budaya dalam ruang chat untuk mengekspresikan kegemaran dan memperlihatkan identitas kulturalnya (user generated content), namun bagi kekuatan komersial di balik kapitalisme media hal itu ibaratnya adalah feedback yang menjadi umpan baru bagi kapitalisme untuk mereproduksi teks-teks budaya populer baru yang kembali mereka lempar ke pasar. Setiap reaksi yang dikembangkan dan diekspresikan anak muda sebagai bagian dari online fandom, terutama ekspresi yang mereka perlihatkan di dunia maya, bagi kapitalis adalah modal untuk mereproduksi produk budaya populer yang segera mereka tawarkan ke konsumen.

Penulis: #Milenial_Marginal_Papua
#Save_Milenial
#Save_Marginal.

PRIMA MENOLAK OTSUS JILID II. SOLUSI DEWAN RAKYAT PAPUA (DRP).

*Tolak Evaluasi Otsus Jilid II* *Dewan Rakyat Papua (DRP) Solusi Untuk Tanah Papua*   Evaluasi terhadap Undang-undang N0.21 Tahun 2001 tenta...